Smart Brain, But Stupid Heart Part 2.2>2shot<

Title : Smart Brain, but Stupid Heart (part 2 end)

Author : Park Sojinkey

Main cast : onew, Kim taeyon

Support cast : other shinee member, Kim seohyun, dll

Rating : G

Genre : Romance

Type : 2shot

thor balik nih, bawa lanjutan kisahnya abang ayam. monggo atuh dibaca. jangan lupa commentnya ya 🙂

 

@tomorrow@

Pagi-pagi setelah sarapan pagi, aku berangkat seperti biasa ke sekolah. Aku jadi tidak sabar, ingin cepat-cepat sampai sekolah hari ini. Tau sendiri kan kemarin. Ada namja imut yang mengaku dirinya ketua osis! aku hanya ingin membuktikan perkataannya tak bohong. Awas saja kalau dia mengerjaiku….. jangan macam-macam sama yang namanya kim taeyon. Cukup satu macam.

Finally… aku sampai di depan pintu ruang osis. tanpa permisi, aku langsung membuka pintu itu tanpa tahu sudah ada mahluk didalamnya.

“Annyeong taeyon-ah (n_n)”

“Kapjangiya!! Ya! kau seperti hantu!!!! Turunkan kakimu! Dasar tidak sopan!” bentakku kasar. Tiba-tiba saja, namja tampan bin imut ini sudah duduk dengan santainya diatas meja kerja osis dengan menaikkan salah satu kakinya bak Raja.

“Aih~ pagi-pagi jangan galak-galak dong. Entar kerutannya tambah banyak loh…. jelek kan jadinya?”

Uweeekkk, perutku mual!! Tolong semua lelaki buaya dasar yang ada didunia ini, ajarkan namja sipit ini cara merayu yang baik dan benar. Dia pikir aku senang mendengarnya merayu seperti itu??? Memang iya aku kerutan?? Jjinja?

“Jadi kau sudah percaya kalau aku adalah ketua osis?” dia menghampiriku yang masih ada di depan pintu osis. Sambil memasang tampang sok cool eh emang cool sih. Bukan bukan! Tapi imut, namja ini terus menatapku dengan eye smile nya yang bikin aku meleleh. Lumer deh aku dibuatnya.

Aku mengidikkan bahu merespon pertanyaan nya. “Tergantung”

“Tergantung apanya???”

“Aku butuh saksi.”

“Oh~ aku sudah tau dari awal kau tidak akan dengan mudah percaya begitu saja. Untuk itu aku sudah memanggil keempat kawanku kesini sebagai saksi”

“Empat??”

Belum sempat namja ini menjawab pertanyaanku, pintu osis berdesit tanda ada orang yang ingin masuk. Aku sontak menoleh kebelakang yang sedari tadi aku tetap stay cool di depan pintu.

“Apa kami mengganggu?” kata namja berambut landak menyembulkan kepalanya dibalik pintu

“Jjonghyun-ah!! Kau datang sendiri? Mana yang lain?” tanya namja yang mengaku dirinya ketua osis ini. Omo, aku belum juga tau namanya. Kenapa td tidak berkenalan dulu sih? Aku jadi tidak tau harus memanggilnya apa.

“Mereka dibelakangku”

Namja berambut landak tadi masuk kedalam diikuti oleh ketiga temannya yang lain. Aku hanya bisa mengangkat sebelah alisku. Inikah mereka? Shinee? Mereka, termasuk namja yang mengaku ketua osis sudah baris berbanjar dihadapnku.

“Kau tau siapa kami kan?” tanya namja yang rambutnya paling aneh! Yaks! Setengah botak! Walaupun keren sih, tapi tetap saja aneh bagiku.

“Shinee? satu sekolahan juga tau. Yang aku tidak tau, namja ini juga anggota shinee” namja ini yang kumaksud tidak lain dan tidak bukan namja yang mengaku dirinya ketua osis.

“Kekekeke…. Taeyon-ssi namanya onew. Pasti kau tidak tau namanya” Excellent. Memang benar minho, aku tidak tau namanya.

“Kenapa kau tidak berteriak?”

Pertanyaan aneh apa lagi ini? Kenapa aku harus berteriak. Aku menatap sinis ke si penanya. Dasar rambut jamur! Kenapa gua musti teriak?! Ppabo! Aku bkan orang gila yang tereak-tereak gak jelas.

“kenapa musti teriak? Dirimu pikir diriku apaan?”#jiah#

“biasanya yeoja yang melihat kami pasti teriak-teriak histeris” ujar namja jamur dengan polosnya.

“itu mereka! Bukan aku! lagian kalian juga manusia. Bukan juga idola. Mungkin ya disekolah, tapi aku sudah memilki idola sendiri” jawabku percaya diri

“siapa?” tanya onew. Tau juga namanya. Kekeke

“shahrukhan” ujarku keceplosan. Ups! Aku menutup mulutku yang beser dengan kedua tangan. Kulihat mereka bengong. Syukurlah, mereka pasti tidak pernah nonton film india. Ini di korea bok!! Pasti sangat jarang orang korea nonton film india. Ngomongin film india jadi inget filmnya shahrukhan yang baru yang belum sempet ketonton dirumah. Ra.one. >.< entar harus nonton!!!!!!!!!”

“sudah! Kalian pasti tidak tau. Jangan sok mikir! Jadi intinya kau benar ketua osis?”

Onew mengangguk mantap.

“ya sudah, aku ke kelas. Annyeong…”

“ya! kita belum selesai ppabo! Kau mau pergi kemana?” onew memegang pergelangan tangan kananku.

“apa lagi sih?”

“ingat! Kau sekarang asisten pribadiku! Jadi kau harus mengikutiku kemanapun!”

“asisten pribadi?????” kata ke-empat temanya serentak. Ehm… sepertinya dia belum mendiskusikan tentang hal ini dengan teman se-genknya. “ya! onew-ssi kau pikir aku anjing selalu mengikutimu kemanapun? Aku perlu belajar juga bodoh! Percuma aku capek-capek bayar SPP!!”

“kau akan belajar privat denganku disini. Diruang osis.”

“MWO???????????” lagi-lagi namja aneh ini melontarkan perkataan aneh.

“ogah! aku gak mau!!” aku menarik paksa tangannya yang memegang pergelangan tanganku. Cepat-cepat aku kabur dari TKP. Benar-benar namja gila! Sumpah! Aish!

@at classroom#yuri seonsaengnim lesson#@

“ehm… anak-anak, sebelum kita memulai pelajaran, ibu akan memperkenalkan teman baru kalian di kelas ini. Sebenarnya dia murid di sekolah ini juga. Dia hanya pindah kelas. Jadi ibu berharap kalian bisa berteman baik dengan nya”

Mwoya igo? Jarang banget ada murid baru dipertengahan semester. Pindah kelas? Memangnya boleh ya? Weks! Kenapa bulu kudukku berdiri semua. Ehm… firasat ku mulai tak enak. Sesuatu nih….

“ayo silakan masuk” yuri seonsaengnim mempersilakannya masuk

GUBRAK!!!

Semua seisi kelas menatapku heran. Aku yang terjatuh dari bangku tiba-tiba. Aigo >.<!!! semua diam kecuali ‘murid pindahan’ itu. Dia cekikikan kayak kunti. Ya! gara-gara siapa gua bisa jatuh kayak gini. Sadar dengan posisiku yang memalukan, aku kembali duduk dengan santai, tenang seperti tidak terjadi apa-apa.

“onew, silakan duduk” yuri seonsengnim memecah kecanggungan yang tadi sempat menyebar di kelas. Gara-gara insiden ‘jatuh tanpa sebab’ tadi.

Oh tuhan, oh tuhan. Sangat bersyukur aku dengan kemahakuasaanmu. Bangku depan, bangku belakang, bangku samping kanan dan kiri sudah ada yang menempati. Berarti dia tidak akan bisa duduk di dekatku. Kekeke….. entah kenapa dia tiba-tiba pindah kesini.

“ehm… permisi boleh kah kau memberikan bangku mu padaku? Aku ingin duduk disini (n.n)” dasar setan!!!#ups# Kenapa dia musti mau duduk disamping kananku sih?! Jelas-jelas udah ada orang!! Kumohon luna! Jangan jawab ‘ya’, jangan jawab ‘ya’!!!!!

Ya! ya! luna!!! Kenapa tatapanmu melas gitu sih!!!!???

“yah~~~ tentu saja” luna kelepek-kelepek. Dia penyuka pria tampan! Aku tau itu!!!! Hiks…hiks…. T-T

“terimakasih”

Dimulah penderitaan neraka, kurasa mulai sekarang tidak ada yang namanya ‘hidup tenang di sekolah’.

“annyeong (n.n)… kita sekelas. kekeke”

Oh! Kau mengejekku huh? Awas kau nanti!! Ku jadikan perkedel kau!! Trus aku goreng!!! hAbis itu tinggal dimakan deh#hiiiii… taeyon kanibal!!!#

@pulang sekolah@

Akhirnya… pulang sekolah!!! Yeah! Aku sudah bosan melihat wajah tersenyumnya yang terus menatapku. Aneh, kurasa dia sudah sakit jiwa! Aku keluar kelas lebih dulu, males aku liat mukanya!

Tap tap tap

Aku berlari menuju gerbang sekolah. Setelah situasi dirasa cukup aman, tanpa ada yang mengikuti, aku berjalan santai seperti biasa. Fuih~. Syukur namja imut itu tidak mengikutiku. Aku menyapukan pandanganku kesegala arah. Sampai aku menemukan fenomena yang menarik. Aku tersenyum melihat dua sejoli yang bergandengan mesra tampak keluar dari sekolah. Seohyun-ah, kau benar2 membuktikan perkataanmu. Jjang! Seohyun dan minho pasangan yang serasi menurutku.

“kau suka minho ya?”

“ya!!! bisakah kau tidak mengagetkan ku barang sekali saja?! Lagipula siapa juga yang suka minho!!” ucapku geram. Kukira dia tidak mengikutiku. Salah ku sih! Isi bengong dulu!

“kau. Kenapa kau menatapnya seperti itu? Minho itu sudah pacaran dengan seohyun! Kalau kau mengganggu hubungan mereka, hati-hati kau bisa diamuk oleh kakaknya seohyun. Kudengar dia sangat overprotectif dengan adikknya” ekspresi mukanya sangat lucu dan polos sekali. Andaikan aku punya namjachingu seperti dia.. aih! Taeyon-ah! Sadar! Sadar!! Mana ada namja yang mau denganmu yang tidak populer ini. Ditambah dirimu itu jelek! Eh! Dia tidak tau ‘kakaknya seohyun’ yang dia bicarakan adalah aku? kekekeke… menarik.

“ha..ha..ha..ha..!!!!!!!!!!!!!!!”

“kenapa kau tertawa taeyon-ah??”

Aku mengacak-acak rambut hitamnya. Dan dia hanya bisa melongo merespon perbuatanku.

BLUSH

Mukanya memerah! Sakitkah? Masak gitu doing sakit sih? Perasaan aku tidak memukulnya tadi.

“Ya! onew-ssi! Gwencahana?? Muka mu merah. Kau sakit??”

“a..a..an..ani… nan gwenchana. K..ka..kau jangan pulang dulu. Kita ada rapat sekarang” dia langsung mengamit tangan kananku, membawaku kembali masuk kedalam sekolah. Aneh… kenapa aku senang dia memegang tanganku? Dan aku juga suka melihat mukanya yang memerah itu. Jadi ingin kugoda… hi hi hi

3 bulan sudah aku jadi asisten pribadinya. Dan itu sangat melelahkan T-T. pantas saja dia privat! Sibuknya minta ampun! Terkadang aku salut dengannya. Dia tidak pernah mengeluh barang sedikit pun. Satu sifat lagi yang aku suka darinya. Kekeke… aku sadar sejak sebulan yang lalu aku mulai menyukainya. Dan aku juga tau dia menyukaiku. Awalnya aku aku anggap itu hanya perasaan ge-er ku saja. Tapi tidak setelah dia terlalu overprotective padaku. Tidak boleh ini lah.. tidak boleh itu lah… bahkan dikelas teman kelompokku saja tidak ada boleh ada namja. Kecuali dia.

Hati keliwat polos, makanya dia tidak menyadari kalau dia suka padaku. Aku tidak mau bilang duluan, aku kan yeoja! Kubiarkan saja, aku suka sekali menggodanya. Suka membuat dia cemburu. Aku suka melihat dia cemburu. Mungkin terlalu lancang aku yang jelek ini menyukainya. Tapi apa mau dikata? Hati tidak bisa bohong…

Dia menunjukkan sikap kekanak-kanakannya hanya padaku. Di depan orang lain, dia akan memasang tampak sok cool. Aku suka sih…. Pernah suatu hari aku memanas-manasinya dengan mengajak sepupuku jeongmin pulang bersama. Sambil menggandeng tangannya, bukan aku sih, dia(jeongmin) yang menggandengku, dia memang seperti itu. Kami saudara, kami sepupuan. Itu hal biasa. Tapi tidak dengan onew.

Mengetahui aku pulang bersama dengan namja yang tidak dia kenal, langsung saja dia menarikku paksa. Menjauhkanku dari jeongmin. Jeongmin yang tidak mengerti apapun hanya bisa bengong melihat kami berdua. ‘kau itu milikku’

Kata-kata itulah yang meyakinkan aku kalau dia benar-benar ada hati padaku. Tapi, sampai sekarang dia belum juga mengatakan suka padaku… masak yeoja duluan sih?? Shiro!

Hari ini aku hanya berdua dengan namja sipit ini. Apa kutanyakan saja ya?? anak osis lain juga sudah pulang. Jadi aku tak perlu malu jika aku bertanya ‘hal sensitiv’ padanya.

Tanya

Gak

Tanya

Gak

Tanya

Gak

Tanya

Aku menghitung potongan-potongan kertas, menghitungnya satu-satu sampai akhirnya pilihannya jatuh di… ‘tanya’.

“dubu…” panggilan sayangku khusus untuknya (n_n). dubu… kekekeke

“ehm…” dia terus melanjutkan kegiatan mengetik di laptopnya tanpa menoleh kearah ku yang ada didepannya. Aku juga membantunya membuat laporan khas osis

“kau… kau ah… tidak jadi” aku malu! Otthoke??? Bunyi ketikan tak terdengar lagi dari sebrang. Omo! Dia menatapku.

“kenapa taeyon-ah~? Ada masalah?” dia menghampiriku. Aigo~ jangan sampai dia tau mukaku sudah panas saking groginya

“mukamu merah.. kamu sakit??” onew memegang jidatku

“ani… aku.. aku hanya ingin tanya. Selama ini… selama ini kau menganggap ku apa?” yes!! Akhirnya tersampaikan juga, susah bener sih ngomongnya T-T

“kenapa tiba-tiba bertanya seperti itu?” dia menyipitkan matanya heran

“ani… aku hanya ingin tau”

“aku…aku..aku..” apaan sih? Kebayakan aku aku, entar keburu iklan lagi…

“aku? aku apa??”

“aku… menganggapmu sahabat”

yeah… hancur sudah hatiku. Hancur hancur hancur hatiku#nyanyi olga# T-T. pedih itulah yang kurasakan. Ternyata hanya aku saja yang besar kepala. Menganggap dia suka padaku. Shit! Taeyon ppabo!!

“tapi entah kenapa rasa sayangku padamu berbeda dengan rasa sayangku pada teman-teman dekatku(baca:shinee) yang lain”

Aku hampir saja menangis. Mendengar perkataannya barusan, aku jadi bersemangat lagi

“aku sayang padamu. Tidak ingin kau terluka. Tidak ingin ada namja dekat-dekat denganmu. Aku benci namja-namja yang menempel padamu. Bahkan sekalipun dengan taemin teman dekatku”

Oh! Aku lupa, semenjak aku jadi asisten pribadinya onew, taemin dan aku seperti adik kakak. Dia benar-benar kekanak-kanakan. Sifat manjanya padaku membuat onew cemburu. Tidak jarang dia memberikan dead glare pada taemin. Bahkan teman-temannya(baca:shinee) saja tau kalau dia suka padaku. Tapi kenapa dia tidak? Padahal ini kan menyangkut dirinya sendiri?! Dsr namja lakon(lambat koneksi)…(-.-‘)

“aku ingin kau hanya jadi milikku saja. Aku ingin kau tersenyum, tertawa, menangis hanya untukku saja. Aku senang melihat kau senang. Aku sedih melihatmu sedih. Aku tidak suka melihatmu menggandeng lengan namja lain selain aku” itu namanya cemburu bodoh!

Aku berdiri dari posisi dudukku. kuhampiri onew yang sedari tadi berdiri didepan mejaku. Kupegang kedua pipinya dan CHU~

Kucium pipi kanannya pelan. Dia diam, tak merespon atau malah kaget?

“apa yang kau rasakan?”

“taeyon-ah kurasa..kurasa aku kena penyakit jantung. Kenapa jantungku jadi berdetak cepat begini? Aish! Aku..aku harus ke rumah sakit sekarang juga!”

“ya! Ya! Ya!….” aku buru-buru memegang lengannya sebelum dia keluar ruangan dan entar malah ke rumah sakit beneran (-.-‘’) berabe jadinya… ckckck

“taeyon-ah… dadaku sesak. Sepertinya aku benar-benar sakit”

“__(-.-“)__ ”

“bodoh! Dasar namja bodoh!!! Otakmu saja yang pintar!!  Tapi hatimu sangaaaaaaaaaaaaaat bodoh!!——— kau tidak sakit bodoh! Aish!!!! Bagaimana caranya aku memberitaumu???”

Dia hanya diam menerima cacianku yang bisa di bilang sadis. Mau bagaimana lagi? Aku benar-benar tak tahan. Mukanya tertunduk kebawah, melihat lantai yang tidak menarik sama sekali. Benar-benar tak tahan. Ingin rasanya membantingnya sekarang. Seandainya aku punya ilmu judo. Ck ck ck onew pabbo!

“dubu….”

“…….”

“hei! Liat ke aku bodoh! Jangan terus menunduk” kutegakkan dagunya agar dia bisa melihatku bicara.

“apa kau senang saat bersamaku?”

Dia mengangguk

“apa kau senang melihatku menggandeng namja lain?”

Dia menggeleng

“Kalau begitu kau inginnya aku bagaimana? Katakan padaku. Apa yang membuat hatimu puas? Hmm???”

Onew menatapku intens. Memegang kedua pundakku.

“aku tidak mau melihatmu akrab dengan namja lain. Aku tidak ingin kau membuka kacamatamu dihadapan orang lain terutama namja karna dia bisa melihat mata coklatmu yang bening dan cantik itu”

Aku tersipu malu. Tapi aku berusaha tetap biasa, jaim. Ehem ehem…..

“lalu…?” tanyaku lagi

Kini dia berbalik, membelakangiku

“aku inginnya hubungan kita lebih dari teman. Tapi sampai sekarang aku tak tau ‘hubungan yang lebih’ itu seperti apa..”

Aku senang dengan ucapannya. Secara tidak langsung dia sudah mengajakku pacaran. Tapi lagi-lagi aku mengutuknya dalam hati. Gemes banget liat namja oon kayak onew…

“hubungan yang lebih dari teman? Maksud mu pacar?” aku memancingnya. Pura-pura tak tau rasanya jalan satu-satunya saat ini untuk membuka pikiran ‘o-o-n-nya’

“pacaran ya….” dia menggaruk-garuk kepalanya yang kurasa tak gatal sama sekali. Aku bingung melihat tingkahnya. Ini namja beneran katrok abis. Atau keliwat polos?

“sebenarnya taeyon-ah, aku tidak tau apa yang dinamakan pacaran itu. Ngomong saja aku bisa. Tapi aku sebenarnya tidak tau makna sebenarnya dari pacaran. Apa yang sebaiknya yang dilakukan kalau orang pacaran”

Aku menarik tangannya, kini aku bisa melihat mata coklat itu menatapku sendu, penuh kasih sayang didalamnya. Senyum manis tersungging begitu saja dibibirku, setengah geli mendengar komentarnya tentang ‘bagaimana cara pacaran’. Benar-benar gemas, dia benar-benar polos. Berarti, selama ini dia tidak pernah pacaran?? Asiiikk!!!! Gak dapet yang bekas…. Kekekeke

“dubu-ya, pacaran itu suatu hubungan yang dijalin antara kedua insan didasarkan atas rasa sama-sama suka, sama-sama cinta. Pacaran itu status hubungan yang lebih tinggi derajatnya dengan sahabat. Ehm… misal kalau sahabat, tidak boleh sembarangan melakukan hal yang seperti yang kita lakukan tadi. Kecupan. Lain halnya dengan pacaran.”

Aigo~ matanya…. Bikin mimisan deh

“pacaran itu, dilakukan dengan mengandalkan hati. Tidak boleh dengan ego. Gaya orang pacaran setiap pasang sejoli itu berbeda-beda, tidak boleh sekedar meniru. Nanti kau juga akan tau sendiri kalau sudah menjalaninya”

Dia diam. Aiyak, aku seperti mengajar dikte dengan anak TK.

“kalau begitu taeyon-ah, maukah kau menjadi yeojachinguku?”

“menurutmu?”

“………”

“kau tau… mengajak orang pacaran itu tidak sekedar seperti ajakan jalan-jalan. Seperti kau tadi, ‘taeyon-ah maukah kau menjadi yeojachinguku?’. Itu sangaaaat biasa sekali. Ehm… satu tips untukmu. Buat aku yakin kalau kau benar-benar serius untuk menjadikanku yeojachingumu. Ehm… seperti keyword… satu kata itu sudah pasti nantinya akan membuatku melayang”

Dia tampak berpikir. Jjinja molaseo? Sepertinya aku harus banyak bersabar menghadapi namja ini kalau kelak kami benar-benar pacaran. Kugembungkan pipiku, tanda aku kesal. Masak sebegitu susahnya menjawab pertanyaanku?

Sudah kesal aku dengan namja ini, aku hendak pergi dari sini. Mau mencari ketenangan. Tepat saat aku berbalik hendak pergi, onew menahan lenganku erat dan…. Keywordnya sudah dia temukan tampaknya

“taeyon-ah sa…sa..saranghae”

Mulutku yang semula manyun 5 centi, kini beralih menjadi senyum manis yang mungkin lebih.. lebih… manis dari gula.

“ucapkan itu saja kau lama. Aku sampai kutuan menunggumu mengucapakan itu dari tadi.”

“jadi…?”

“nado… nado saranghae dubu-ya. hehehe”

“taeyon-ah…”

“ehm..?”

“sekarang kita kan sudah pacaran, jadi aku boleh dong minta jatah cium dibibir???”

“O.o”

THE END

 yeeeeeeeee……. akhirnya…. aku perlu comment kalian readers…. gumawo dah baca 🙂 maaf kalau jelek. jangan bash ya…

di comment ya.. thor sangat seneng ada yang ngehargai kerja keras thor 🙂

 

Iklan

5 respons untuk ‘Smart Brain, But Stupid Heart Part 2.2>2shot<

  1. Aduhh Onew dirimu terbuat dari apa yah, ampe suka aja kagak tau *kekekkekeke
    lucu ff nyaa, klo aja ada yah orang kayak gini bakalan gue timpuk * nah lohh

    over all good job~~
    baca yang laen lagi ahh~~

  2. kyaaa.. Onew oppa kau polos sekali.. Bikin geregetan deh *nyanyi geregetan bareng sherina. Aku udh bca part 1nya d blog lain, krna pnasaran ma part 2nya aku nyari, eh ktemu deh d blog ini hehehe :). Aku suka ceritanya 😀

Leave a Comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s