{SG/ Jinboon/ Oneshot?/ Give Me Your Love}

Title : Give Me Your Love

Length : ONESHOT OR CHAPTER?

Genre : SG

Author : Sojinkey a.k.a Ojin

Cast : Jinboon

 

 

Ketika kebahagian terenggut dalam sedetik….

 

Keputusasaan mengancam…

 

Sejenak… hidup tak ada artinya lagi…

 

“Aku ingin ke surga

Kalau aku bisa pergi ke surga,

Pasti senang dan bahagia setiap hari aku rasakan

Tidak ada sakit….

Tidak ada derita…

Yang ada hanya senyuman…

Tidak ada perasaan sesak…

Tidak ada perasaan kecewa

Yang ada hanya perasaan berbunga-bunga seolah tidak pernah merasakan sakit

Aku mohon…

Siapapun…

Bawalah aku ke surga…”

 

#

#

#

“Loh? Aku dimana?” ekspresi bingung terpancar dari wajah Gweboon. Melihat sekeliling yang tampak sepi dan mencekam. Dia benar-benar tidak mengetahui dimana keberadaannya sekarang. Gweboon hanya ingin menyendiri. Mengasingkan diri dari dunia yang membuatnya lelah. Tidak menyangka bus yang dia tumpangi akan membuatnya tersesat seperti ini. Ini masih di Seoul kan? Bodoh sekali kalau anak kota sampai tersesat.

Mendekap kotak kecoklatan itu erat-erat. Bukan kotak sembarang kotak. Warnanya yang kecoklatan juga bukan cat sembarangan. Melainkan dilapisi plitur lembut yang membuat kotak itu tampak mengkilap diterpa terik matahari pagi. Kotaknya seperti berbentuk gitar. Ani.. tapi ini bentuknya lebih minim dari gitar. Yah benar… sebuah kotak biola.. Terlihat mahal ne? Kotaknya saja sudah bagus seperti itu. Tentu harganya sangatlah mahal.

Gweboon orang yang berada?

Yah… dulunya Gweboon bisa dikatakan sebagai orang yang kaya. Tapi sekarang… dia anak yang sebatang kara. Tepatnya baru dua hari yang lalu status ‘sebatang kara’nya dia sandang. Orang tuanya mengalami kecelakaan tragis yang mengakibatkan keduanya tewas seketika. Belum lagi, setelah pemakanan kedua orang tuanya, bibi dan pamannya yang sekarang menjadi satu-satunya keluarga Gweboon, melarikan aset-aset perusahaan dan segala surat-surat penting milik appanya.

Kejam..

Hidupnya terasa jungkir balik. Seperti ditikam dengan pisau bahkan mungkin lebih sakit? Saat orang yang benar-benar kita percaya malah berbalik menghianati kita? Segala pengorbanan dan jerih payah yang kedua orang tuanya berikan pada paman dan bibinya, seakan tak ada harganya… Dibutakan oleh harta, kepuasan duniawi.. mereka menelantarkan Gweboon begitu saja.. Hah~ sudahlah.. Jangan dibahas. Itu akan membuat hati Gweboon panas.

Bisa saja sungai kecilnya nanti mengalir lagi. Gweboon sudah lelah menangis. Berapa liter sudah sungai kecil itu ia keluarkan. Tapi hasilnya tetap saja sungai kecil itu tak pernah surut. Kemarau tak pernah hadir menyingsing.. Biarkan sebentar saja sungai itu mengering.. Kasihanilah Gweboon… Yeoja cantik dan mungil ini dari luar tampak kelihatan baik-baik saja. Tapi didalam… sangat rapuh.. Berharap menjadi wonder woman? Gweboon tidak akan pernah bisa menjadi wonder woman.. Hei~ dia hanya gadis polos berumur 18 tahun, belum siap menghadapi cobaan dunia luar yang begitu kejam..

Dikeluarkan dari sekolah music… Pupus sudah cita-citanya menjadi Pebiola yang hebat. Pupus sudah harapannya yang ingin membuat kedua orang tuanya bangga diatas sana. Didepak dari rumah sendiri. Seseorang telah menghuni rumah Gweboon saat ini. Pemilik baru yang Gweboon tidak tau siapa. Harta benda dan seluruh kekayaan yang seharusnya milik Gweboon, kini telah berpindah tangan ke paman dan bibinya. Naas.. sungguh naas nasib Gweboon.

Tidak ada tempat berteduh. Bingung. Kemana seharusnya dia melangkah? Hanya biola ini teman hidup Gweboon sekarang. Jangan sampai benda ini ikut raib. Benda ini satu-satunya yang membuat Gweboon merasa tenang. Benda ini satu-satunya penghubung kenangan dirinya dan kedua orang tuanya.

Setelah berdiam diri cukup lama, menatap sekeliling yang masih tampak sepi seperti sedia kala Gweboon mengkeret kakinya untuk maju ke sisi tebing. Dua pohon besar berdiri kokoh dikedua sisi Gweboon. Bunyi dentuman ombak menggema keras ditelinganya. Sungguh berisik. Menengok kebawah, melihat kerasnya ombak beradu dengan bebatuan alam. Menghantam dinding tebing yang seakan menantang menyuruh si ombak untuk menerjangnya lebih kuat. Gweboon bergidik ngeri. Jika saja ada orang yang nekat melompat dari sini, Gweboon yakin orang itu pasti sudah mati.

“Aish! Kenapa aku malah menaiki bis yang tidak aku ketahui tujuannya? Gweboon pabbo” Memukul pelan kepalanya dengan tangan kanan. Merasa ke-pabbo-annya kali ini sudah membuat ia tampak begitu sangat bodoh. Kemana kepintaran seorang Kim Gweboon menghilang?

Gweboon menghembuskan nafas kesal. Menutup kedua matanya perlahan, menikmati semilir angin laut yang menyapu rambut panjangnya. “Ya sudahlah.. Lagipula aku juga tidak ada kerjaan” Duduk diatas bebatuan yang licin dipinggir tebing. Apa Gweboon sudah gila? Menggelantungkan kakinya dipinggir tebing. Dibiarkan mengudara seperti itu. Apa dia pikir, dirinya sedang duduk disebuah ayunan. Bisa saja dia tergelincir jatuh bukan? Bahaya.. sangat berbahaya.. apakah Gweboon sudah tidak peduli lagi akan keselamatannya? Menyerahkah?

“Huft~ Dingin..” ujar Gweboon. Ditaruhnya kotak biola kesayangannya tepat disamping kanan tubuhnya. Menggosok-gosok kedua telapak tangannya, berharap hawa dingin itu dapat lenyap walaupun hanya sedikit. Asap mengepul dari mulutnya begitu Gweboon menghembuskan nafas. Yah~ sekarang memang musim dingin. Apalagi bulan ini adalah bulan Januari. Bulan yang paling dingin selama musim dingin. Suhunya berkisar dari -8° Celcius sampai -7° Celcius. Bisa kalian bayangkan betapa dinginnya?

Oh ayolah… Jika kalian memang ingin lama hidup, jangan seperti Gweboon yang dengan bodohnya memakai rok yang hanya sepanjang lutut di musim dingin. Walaupun sudah memakai sepatu boat panjang dan topi rajut yang melingkari kepalanya, tetap saja itu tidak dapat menghalangi hawa dingin merasuki tubuhnya. Tanpa sarung tangan, tanpa syal. Pabbo Gweboon!

“Ya ampun.. Apa di tempat sesepi ini ada orang? Dengan siapa aku bertanya kalau seperti ini?” rutuknya lagi.

“Ya ya ya!!! Yeoja pabbo! Apa yang kau lakukan huh??”

“Kyaaaaaaaa”

Bruk

 

Seseorang menarik sebelah lengan Gwe. Lebih tepatnya menarik paksa. Sampai akhirnya, Gwe jatuh kepelukan dada bidang namja itu.

“Kalau kau mau bunuh diri, tolong jangan di depan mataku” ujar namja itu masih tetap memeluk Gwe erat. Siapa? Siapa namja bodoh ini? Mengira Gwe akan bunuh diri? -__-

Krauk

 

“Aw aw aw aw” Gwe menggigit keras lengan kanan namja ini. Tanpa ada sedikit pun rasa belas kasihan. Sedia payung sebelum hujan. Siapa tau namja ini hanya pria mesum yang sedang mencari korban seorang gadis polos macam dirinya. Daripada diri sendiri celaka, bukankah lebih baik mengambil langkah ekstrim dengan mem-protect diri sendiri? Walaupun belum mengetahui kenyataan sebenarnya sih..

“Ya! Kenapa kau menggigitku?” namja ini tampak ingin menangis? Cengeng sekali. Hey~ mungkin namja ini lebih gila dari Gwe. Ya ampun… mana ada orang yang memakai Hangbok tipis di cuaca yang dingin begini? Menggelikan -_-

“Kenapa kau memelukku?” tanya Gwe gusar. Akhirnya dia angkat bicara setelah lama menerka-nerka siapa gerangan namja micheo ini? Sedikit menghapus jarak dirinya dengan namja chubby ini. Jujur, jantungnya berdetak begitu cepat. Terlihat jelas kalau Gwe sedang ketakutan.

“Aku hanya ingin menolongmu. Tapi kau malah menggigitku”

“Menolong? YAK! Apa kau dengar aku berteriak meminta tolong? Kau ini bodoh sekali” ujar Gwe galak. Matanya menjelajah sekeliling, berharap menemukan satu saja benda –apapun itu- yang bisa sedikit banyak melindungi dirinya dari aura(?) kejahatan. Gotcha! Ranting pohon!!!

“Ya ya ya ya!! Mau apa kau dengan ranting itu??”

“Apa yang kau inginkan?”

“Aku tidak menginginkan apapun. Hanya ingin menolongmu. Percayalah”

“Bohong!!”

“Ya sudah kalau tidak percaya, tapi jauhkan ranting itu dari wajahku!!” gertak namja chubby itu galak.

“Tidak mau!!!

Oke baiklah.. sepasang sejoli keras kepala yang dipertemukan dalam satu situasi membingungkan. Bagaimana nantinya namja chubby ini? Akankah dia selamat? Atau malah mendapat ranting attack dari Gwe? Sampai jumpa dilain kesempatan.. annyeonggg#geje ah -__-#

*

*

*

*

*

*

Iklan

10 thoughts on “{SG/ Jinboon/ Oneshot?/ Give Me Your Love}

Leave a Comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s